Sektor perbankan Indonesia mengalami transformasi digital pasca-pandemi COVID-19. Hal ini menuntut perbankan di Indonesia untuk berupaya mengikuti transformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh antara pengungkapan digitalisasi dan modal intelektual terhadap nilai perusahaan dan moderasi kinerja keuangan sub sektor perbankan tahun 2020-2023. Menggunakan data sekunder dengan populasi sebanyak 188 tahun pengamatan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian sebanyak 71 tahun pengamatan, di pilih dengan metode purposive sampling dengan outlier. Metide penelitian menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan pengungkapan digitalisasi dan modal intelektual berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. Kinerja keuangan memoderasi positif hubungan pengungkapan digitalisasi dan nilai perusahaan, namun memoderasi negatif hubungan modal intelektual dan nilai perusahaan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi berbagai pihak yaitu bagi perusahaan diharapkan mampu memberikan memprioritaskan transparansi pengungkapan digitalisasi terutama pada bagian media sosial. Bagi investor diharapkan tidak fokus dalam finansial dalam mendalami kondisi keuangan perusahaan. Bagi pemerintah bisa memberikan kebijakan bahwa setiap perbankan wajib melaporkan informasi tentang usaha digitalisasi kepada publik, utamanya dimedia sosial.
Copyrights © 2026