Perkembangan emosi anak usia dini merupakan aspek penting dalam pendidikan PAUD, namun masih banyak anak yang mengalami kesulitan mengontrol emosinya, seperti tantrum. Fenomena ini menjadi tantangan bagi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru PAUD Hasiah Sei Sanggul, Kec. Panai Hilir, dalam menangani anak usia 4–5 tahun yang mengalami tantrum. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek guru PAUD Hasiah Sei Sanggul, sedangkan objeknya adalah strategi penanganan tantrum pada anak. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif naratif. Hasil penelitian menunjukkan strategi guru meliputi: (1) mendiamkan dan mengawasi anak, (2) membujuk serta mengalihkan perhatian, dan (3) memberikan konsekuensi atau hukuman ringan sesuai teori Carr dan Harrington. Penelitian ini merekomendasikan guru mengintegrasikan ketiga strategi tersebut secara fleksibel sesuai karakter anak untuk mendukung perkembangan emosi yang sehat.
Copyrights © 2025