Kesehatan reproduksi perempuan masih menjadi isu penting dalam pelayanan kesehatan komunitas, terutama terkait rendahnya pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini kanker serviks, kanker payudara, penyakit tidak menular, serta gizi balita. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta perilaku kesehatan masyarakat melalui pendekatan asuhan kebidanan komunitas berbasis promotif dan preventif. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan puskesmas dan kader kesehatan, identifikasi masalah melalui musyawarah masyarakat, penyuluhan kesehatan reproduksi pada pasangan usia subur, edukasi penyakit tidak menular pada lansia, pendampingan gizi balita underweight, serta edukasi kesehatan remaja. Pelaksanaan kegiatan menghasilkan peningkatan pemahaman masyarakat dalam hal deteksi dini kanker reproduksi, gizi balita, dan pencegahan penyakit tidak menular. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kesehatan meningkat meskipun masih terdapat kendala keterbatasan waktu partisipasi warga. Pendekatan partisipatif berbasis komunitas terbukti mampu meningkatkan literasi kesehatan serta menunjang upaya promotif preventif yang berkelanjutan. Kegiatan ini memperkuat peran kader kesehatan dan fasilitas pelayanan primer dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat.
Copyrights © 2026