Hipertensi menjadi masalah kesehatan utama lansia yang berkontribusi besar terhadap penyakit kardiovaskular. Di wilayah kepulauan, konsumsi alkohol sebagai faktor risiko perilaku yang dapat dimodifikasi diduga berperan dalam kejadian hipertensi. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsumsi alkohol dengan hipertensi pada lansia (>50 tahun) di Kepulauan Talaud. Desain penelitian menggunakan cross-sectional dengan sampel sebanyak 94 lansia yang dipilih secara total sampling di wilayah kerja Puskesmas Dapalan. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pengukuran tekanan darah menggunakan sfigmomanometer terkalibrasi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan odds ratio (OR). Hasil menunjukkan hubungan yang signifikan antara konsumsi alkohol dan hipertensi (p=0,003). Lansia yang mengonsumsi alkohol memiliki risiko 3,4 kali lebih tinggi mengalami hipertensi dibandingkan yang tidak mengonsumsi (OR=3,40). Disimpulkan bahwa konsumsi alkohol merupakan faktor risiko signifikan terhadap hipertensi pada lansia di wilayah kepulauan. Oleh karena itu, upaya pencegahan melalui edukasi kesehatan dan skrining tekanan darah rutin pada kelompok ini perlu diintensifkan di tingkat pelayanan primer.
Copyrights © 2025