Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
2025: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri

Analisis Postur Kerja pada Pekerja Batik menggunakan Metode RULA dan WERA (Studi Kasus: UMKM Batik Mahkota Laweyan)

Nasha, Jihara Naila (Unknown)
Ramadhani, Dinda Safitri (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Feb 2026

Abstract

UMKM Batik Mahkota Laweyan merupakan usaha mikro yang bergerak di bidang produksi batik tulis yang berlokasi di Laweyan, Surakarta, Jawa Tengah. Proses produksi dilakukan secara manual oleh para pekerja, mulai dari tahap pemotongan, pembuatan desain, pencantingan, pewarnaan, fiksasi, pelorodan, pencucian, dan penjemuran kain. Berdasarkan hasil kuesioner Nordic Body Map (NBM), muncul permasalahan berupa keluhan nyeri pada beberapa bagian tubuh pekerja akibat postur kerja yang tidak ergonomis, khususnya pada stasiun pembatikan, pewarnaan, dan pengeringan yang termasuk dalam kategori risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko ergonomi pekerja batik dan menilai penurunan skor Rapid Upper Limb Assessment (RULA) dan Workplace Ergonomic Risk Assessment (WERA) setelah penerapan redesign stasiun kerja berbasis antropometri dengan simulasi CATIA. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga stasiun kerja memiliki skor RULA awal sebesar 7 (risiko tinggi) dan skor WERA masing-masing sebesar 37, 37, dan 28 (risiko sedang). Setelah dilakukan perbaikan desain stasiun kerja, skor RULA turun menjadi 3 (risiko rendah) dan skor WERA menjadi 23, 23, dan 20 (risiko rendah). Perbaikan yang dilakukan meliputi desain ulang stasiun kerja pembatikan, desain ulang stasiun kerja pewarnaan, serta desain ulang dan penyesuaian tinggi jemuran kain dengan tujuan menciptakan postur kerja lebih ergonomis. Setelah perbaikan, ketiga stasiun kerja menunjukkan penurunan risiko menjadi level rendah, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pekerja.

Copyrights © 2025