Penelitian ini dilakukan di PT. Apac Inti Corpora karena pencapaian kualitas kain denim sort 98736 belum memenuhi target perusahaan, yaitu minimal 85% produk harus mencapai grade A. Permasalahan utama yang ditemukan adalah tingginya tingkat defect seperti Thin Bar, Weft Slub, dan Fly Waste yang menurunkan mutu produk. Metode yang digunakan yaitu New Seven Tools untuk mengidentifikasi penyebab cacat serta Kaizen (5M Checklist) sebagai pendekatan perbaikan berkelanjutan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor utama penyebab cacat berasal dari aspek manusia dan metode, seperti ketidaktelitian operator serta ketidak patuhan terhadap SOP. Berdasarkan hasil tersebut, dirumuskan usulan perbaikan berupa pelatihan peningkatan kompetensi, Peninjauan dan penguatan implementasi SOP, penerapan pengecekkan berkala, serta peningkatan inspeksi bahan baku dan lingkungan kerja. Penerapan perbaikan ini diharapkan mampu menurunkan tingkat cacat dan meningkatkan konsistensi kualitas kain denim secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025