Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan masyarakat dalam demokrasi politik di Desa Toundanow Atas, Sulawesi Utara, dengan fokus pada pemahaman demokrasi, pola partisipasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keterlibatan masyarakat dalam proses politik desa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap informan kunci yang terdiri dari aparat pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga. Analisis data dilakukan secara induktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diverifikasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang demokrasi masih berorientasi pada dimensi prosedural, khususnya partisipasi dalam pemilihan, sementara pemahaman tentang prinsip-prinsip demokrasi substantif masih terbatas. Pola partisipasi masyarakat cenderung mobilisatif dan didominasi elit desa, belum mencapai tingkat deliberatif yang inklusif. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan masyarakat mencakup tingkat pendidikan dan literasi politik, kondisi ekonomi, nilai-nilai budaya lokal dan keagamaan, serta kapasitas kepemimpinan desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesiapan masyarakat dalam demokrasi politik memerlukan pendekatan holistik yang mencakup penguatan literasi politik, penciptaan ruang deliberasi inklusif, transformasi kepemimpinan, dan peningkatan transparansi pemerintahan desa.
Copyrights © 2025