Jurnal Eksakta Kebumian
Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL EKSAKTA KEBUMIAN (JEK)

ANALISIS LAJU INFILTRASI TERHADAP PERMEABILITAS TANAH PADA DAERAH RUMPIN DAN SEKITARNYA, KECAMATAN RUMPIN, KABUPATEN BOGOR, PROVINSI JAWA BARAT

Eriana Vistari (Unknown)
Himmes Fitra Yuda (Unknown)
Muhammad Adimas Amri (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Feb 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara laju infiltrasi dan nilai permeabilitas tanah di Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. Laju infiltrasi merupakan salah satu indikator penting dalam memahami kemampuan tanah menyerap air, terutama di wilayah yang mengalami perkembangan tata guna lahan yang pesat. Penelitin ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh permeabilitas terhadap laju infiltrasi. Metode penelitian yang dilakukan adalah analisis geomorfologi dan pengambilan data infiltrasi dilakukan di tujuh titik pengamatan menggunakan double ring infiltrometer untuk mengukur laju infiltrasi dan metode undisturbed soil sampling untuk analisis laboratorium. Geomorfologi daerah penelitian dikelompokan menjadi empat satuan yaitu, satuan geomorfologi perbukitan sangat curam vulkanik Kampungsawa, satuan geomorfologi perbukitan curam intrusi andesit Cipinang, satuan geomorfologi dataran datar denudasional Rumpin, dan sataun geomorfologi datartan banjir Cisadane. Nilai permeabilitas diperoleh melalui uji laboratorium terhadap sampel tanah yang diklasifikasikan sebagai pasir halus, lanau, dan lempung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju infiltrasi di wilayah studi berkisar dari kategori sedang lambat hingga sedang cepat. Terdapat ketidaksesuaian antara nilai permeabilitas dan laju infiltrasi di beberapa lokasi, yang mengindikasikan bahwa sifat fisik tanah lainnya juga berpengaruh signifikan terhadap proses infiltrasi. Oleh karena itu, analisis komprehensif terhadap faktor-faktor tanah sangat penting dalam perencanaan tata ruang dan pengelolaan air permukaan di daerah ini.     This research aims to analyze the relationship between infiltration rate and soil permeability in Rumpin Village, Rumpin District, Bogor Regency. Infiltration rate is a key indicator for understanding the soil’s ability to absorb water, especially in areas undergoing rapid land use changes. The objective of this study is to determine how permeability affects the rate of infiltration. The research methods applied include geomorphological analysis and field data collection at seven observation points using a double ring infiltrometer to measure infiltration rate, and undisturbed soil sampling for laboratory analysis. The geomorphology of the study area is classified into four units: the very steep breccia hill unit in Kampungsawa, the steep andesite intrusion hill unit in Cipinang, the flat denudational plain in Rumpin, and the Cisadane floodplain unit. Permeability values were obtained through laboratory tests on soil samples classified as fine sand, silt, and clay. The results show that infiltration rates in the study area range from moderately slow to moderately fast. In several locations, there is a mismatch between permeability values and infiltration rates, indicating that other soil physical properties such as texture, porosity, and moisture content also significantly influence the infiltration process. Therefore, a comprehensive analysis of soil factors is essential for effective spatial planning and surface water management in the area.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jek

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Energy Materials Science & Nanotechnology

Description

Merupakan wadah untuk mempublikasikan karya tulis Teknik Perminyakan, Teknik Geologi dan Teknik Pertambangan. Karya tulis ilmiah yang dipublikasikan diharapkan dapat menjadi referensi perkembangan teknologi ...