Teripang merupakan komoditi ekspor yang bernilai tinggi dan dimanfaatkan sebagai bahan makanan maupun obat-obatan. Meskipun bentuk tubuhnya menyerupai ketimun, kandungan senyawa kimia kompleksnya yang bermanfaat bagi kesehatan menjadikannya biota laut yang paling banyak dicari nelayan. Selain memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan, Holothuria atra mengandung protein, kolagen, asam amino esensial, mineral, serta metabolit sekunder yang penting bagi kesehatan. Teripang hitam atau yang biasa dikenal dengan sebutan (Holothuria atra) adalah hewan laut berbadan lunak termasuk dalam kelas Holothuroidea dari filum Echinodermata yang melimpah di perairan Indonesia dan dikenal sebagai sumber potensial senyawa bioaktif. Selain memiliki nilai ekonomi sebagai bahan pangan, Holothuria atra mengandung protein, kolagen, asam amino esensial, mineral, serta metabolit sekunder yang penting bagi kesehatan. Tujuan dari ulasan artikel ini adalah untuk mengkaji mengenai karakteristik bahan baku dari teripang hitam (Holothuria atra) dan potensi peptida bioaktifnya serta mengidentifikasi potensi bioaktivitas peptida yang diekstraksi. Metode yang digunakan dalam ulasan artikel ini adalah dengan menemukan, mencari artikel-artikel yang relevan dengan tujuan yang telah ditentukan. Hasil yang didapat yaitu daging Holothuria atra mengandung 0,4% asam lemak jenuh, 0,4% asam lemak tak jenuh, serta sejumlah besar kalsium, magnesium, dan natrium serta kolagen dari dinding tubuh sebesar 0,95% yang menunjukkan bahwa kolagen tersebut adalah Tipe I. Holothuria atra juga mengandung protein yang tinggi dan rendah lemak. Peptida yang diisolasi dari hidrolisat protein teripang hitam Holothuria atra mengandung beberapa senyawa bioaktif yang cukup potensial diantaranya sebagai antimikroba, antitumor, antikanker, antioksidan, antijamur, antibakteri serta anti-UV (berpotensi dalam bidang kosmeseutika). Kata kunci: teripang hitam (Holothuria atra), karakterisasi, ekstraksi, hidrolisat protein, peptida bioaktif
Copyrights © 2026