Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Vol 14 No 01 (2026): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan

TINGKAT KECERNAAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) YANG DIBERI PAKAN DENGAN KOMBINASI TEPUNG KEDELAI (Glycine max) DAN TEPUNG ANGGUR LAUT (Caulerpa sp.)

Muskita, Wellem H. (Unknown)
Sarna, Sarna (Unknown)
Rizky, Rizky (Unknown)
Thoyba, H. (Unknown)
Hamsah, Hamsah (Unknown)
Kurnia, Agus (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecernaan ikan bandeng (Chanos chanos) yang diberi pakan dengan kombinasi tepung kedelai (Glycine max) dan tepung rumput laut (Caulerpa sp.). Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diterapkan dengan substitusi tepung kedelai dan tepung Caulerpa, yaitu: A (100% TK: 0% TC), B (75% TK: 25% TC), C (50% TK: 50% TC), dan D (25% TK: 75% TC). Parameter yang diukur mencakup tingkat kecernaan protein, kecernaan total, pertumbuhan mutlak, dan laju pertumbuhan harian. Pengumpulan feses dilakukan dengan metode penyiponan, kemudian kadar protein dan Cr₂O₃ dianalisis menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan proporsi tepung Caulerpa dalam pakan berdampak pada penurunan kecernaan protein, namun meningkatkan kecernaan total. Perlakuan B (75% tepung kedelai: 25% tepung Caulerpa) menunjukkan tingkat kecernaan protein tertinggi sebesar 69,56 ± 2,74%, sedangkan perlakuan A (100% tepung kedelai) memiliki kecernaan total tertinggi sebesar 28,19 ± 1,08%. Pertumbuhan mutlak tertinggi diperoleh pada perlakuan C (0,23 g), begitu pula laju pertumbuhan harian sebesar 0,83 ± 0,21%. Namun, analisis statistik menunjukkan bahwa perbedaan perlakuan tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ikan bandeng (P > 0,05). Kata kunci: Kecernaan, ikan bandeng, tepung kedelai, tepung anggur laut, Caulerpa sp

Copyrights © 2026