Keterampilan berbicara bahasa Inggris adalah salah satu alat komunikasi penting yang perlu dikuasai sejak dini. Namun, siswa sekolah dasar sering mengalami hambatan seperti kurang percaya diri, takut salah, serta belum memahami pelafalan dan pengejaan kosakata bahasa Inggris. Kondisi ini juga terlihat pada siswa SDN Pamulang Timur yang berlokasi di Pamulang Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten. Para siswa masih mengalami kesulitan dalam mengucapkan kata sederhana, dan mengekspresikan ide secara lisan. Selain itu, metode pembelajaran yang monoton membuat siswa cepat bosan dan kurang termotivasi untuk mencoba berlatih. Untuk mengatasi hal tersebut, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang menerapkan metode fun learning melalui kegiatan bernyanyi, bermain peran, dan permainan edukatif kepada siswa sekolah dasar kususnya siswa kelas 4. Pendekatan ini dirancang agar siswa dapat belajar dengan cara yang menyenangkan, lebih rileks, dan tidak merasa tertekan ketika mencoba mengucapkan atau mengeja kosakata bahasa Inggris. Dari pelaksanaan kegiatan, siswa menunjukkan peningkatan motivasi serta keberanian untuk mencoba berbicara dan mengeja kosakata meskipun masih berada pada tahap awal. Siswa mulai berani mengikuti instruksi serta menunjukkan minat belajar yang lebih baik dibanding sebelumnya. Dengan demikian, kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris pada siswa, serta memberikan motivasi agar mereka terus berkembang melalui latihan yang konsisten. Untuk tercapainya tujuan ini tim PKM memberikan beberapa contoh percakapan Bahasa Inggris sederhana untuk dipraktekan. Selain itu juga ada lagu anak berbahasa Inggris yang menarik bisa dinyanyikan bersama oleh siswa sekolah. Dari hasil pelatihan yang diberikan ditemukan bahwa penggunaan percakapan sederhana dan lagu anak-anak dapat meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa kususnya dalam berbicara dan memberikan rasa percaya diri dalam berkomunikasi dengan lainnya
Copyrights © 2026