Pengelolaan sampah di lingkungan pesantren menghadapi tantangan berupa sampah tercampur, keterbatasan sarana, dan belum konsistennya kebiasaan memilah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan pengelolaan sampah berbasis pesantren melalui program segregasi (pemilahan) serta memperkuat perilaku santri di Pondok Pesantren Assalafiyah Mlangi. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, edukasi pemilahan sampah, praktik pemilahan, penyediaan tong sampah terpilah, serta evaluasi menggunakan kuesioner skala Likert pada santri. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya sarana pemilahan yang lebih jelas, meningkatnya pemahaman dan kebiasaan memilah sampah, serta penguatan praktik monitoring kebersihan di lingkungan pondok. Secara keseluruhan, evaluasi mengindikasikan respons positif pada aspek pengetahuan lingkungan, norma pondok, dukungan fasilitas, serta peran pengelola dan aturan. Program ini efektif sebagai langkah awal membangun budaya peduli lingkungan berbasis pesantren dan perlu dilanjutkan melalui penguatan aturan, monitoring rutin, dan pemeliharaan fasilitas.
Copyrights © 2026