Fokus dari kajian ini untuk menilai seberapa jauh literasi keuangan, persepsi kemudahan, dan persepsi risiko berkontribusi terhadap minat menggunakan pinjaman online. Metode kuantitatif adalah metode yang diterapkan dalam kajian ini dengan analisis regresi berganda untuk menganalisis data. Peneliti menetapkan Generasi Z di Jawa Barat yang mengenal pinjaman online sebagai populasi dan sebanyak 149 orang dari 24 kabupaten dan kota di Jawa Barat dijadikan sebagai sampel yang ditentukan melalui teknik convenience sampling. Temuan dari kajian ini mengemukakan bahwa minat menggunakan pinjaman online tidak dipengrauhi scara parsial oleh literasi keuangan. Sementara itu, persepsi kemudahan berkontribusi positif dan signifikan terhadap minat menggunakan pinjaman online. Minat menggunakan pinjaman online dipengaruhi secara negatif dan signifikan oleh persepsi risiko. Minat menggunakan pinjaman online dipengaruhi secara simultan oleh literasi keuangan, persepsi kemudahan, dan persepsi risiko.
Copyrights © 2025