Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi strategi kewirausahaan sosial yang dijalankan oleh Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Al-Ihsan di Kabupaten Bandung. Dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT dan Social Business Model Canvas (SBMC), studi ini menggambarkan kekuatan, kelemahan, peluang, serta ancaman yang dihadapi koperasi, sekaligus menyusun strategi pengembangan yang berkelanjutan dan berorientasi pada komunitas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumen. Temuan menunjukkan bahwa Kopontren Al-Ihsan memiliki potensi besar dalam mengembangkan usaha sosial berkat dukungan internal yang kuat, nilai-nilai religius yang mengakar, serta loyalitas dari komunitas pesantren. Meski demikian, koperasi masih menghadapi kendala serius, terutama dalam hal pemanfaatan teknologi digital dan minimnya regenerasi kepemimpinan dari kalangan muda.
Copyrights © 2025