Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sejauh mana jumlah penduduk dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah kabupaten/kota se-Provinsi Sumatera Barat selama kurun waktu 2019 hingga 2023. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan metode analisis jalur, memanfaatkan data panel yang bersumber dari Badan Pusat Statistik. Temuan studi ini memperlihatkan bahwa dugaan awal mengenai pengaruh langsung jumlah penduduk terhadap laju pertumbuhan ekonomi tidak terbukti secara signifikan, karena nilai signifikansi yang dihasilkan melebihi ambang batas 0,05. Selain itu, berdasarkan uji Sobel yang menghasilkan nilai Z sebesar 1,681 (lebih kecil dari 1,96), asumsi bahwa IPM menjadi jalur mediasi dalam hubungan antara jumlah penduduk dan pertumbuhan ekonomi juga tidak mendapat dukungan empiris. Dengan kata lain, peningkatan jumlah penduduk belum menunjukkan peran penting, baik secara langsung maupun melalui peningkatan kualitas manusia, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembangunan yang lebih berfokus pada peningkatan kualitas SDM secara merata agar potensi demografis dapat dikonversi menjadi kekuatan nyata bagi pengembangan ekonomi regional.
Copyrights © 2025