Energi listrik merupakan energi primer yang menjadi kebutuhan untuk beraktivitas sehari–hari. Di Indonesia, sistem 1 fasa 220 V/50 Hz umum digunakan, namun untuk beban besar seperti rumah ibadah, diperlukan sistem 3 fasa. Penelitian ini menguji kelayakan instalasi listrik 3 fasa 20 kVA di Masjid Baitussalam melalui analisis ketidakseimbangan beban dan rating proteksi sesuai PUIL 2011. Hasil perhitungan menunjukkan beban total operasional sebesar 13.472,22 Watt dengan arus nominal 24,1 A dan KHA 30,125 A. Ditemukan ketidakseimbangan beban sebesar 42,3%, yang melebihi batas maksimal 30% menurut IEEE 1159-2009. Hal ini mengindikasikan perlunya penataan ulang distribusi beban dan penyesuaian sistem proteksi agar sesuai standar PUIL guna menjamin kehandalan sistem.
Copyrights © 2025