Ekspansi perkebunan kelapa sawit membuka peluang kerja yang substansial sebanding dengan luasnya lahan di Rokan Hulu, potensi kesempatan kerja yang terbuka seharusnya sangat tinggi. Namun fakta menunjukkan ketidakselarasan antara permintaan dan penawaran tenaga kerja lokal sehingga tidak berkontribusi pada tingkat oengangguran terbuka yang ada di Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian ini merupakan penelitian hukum sosiologis melalui wawancara dan observasi dan teknik analisis kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa kebijakan penempatan tenaga kerja lokal di Kabupaten Rokan Hulu sejak ditetapkannya Peraturan Daerah munnjukkan peningkatan jumlah tenaga kerja lokal dalam tiga tahun terakhir seiring dengan ekspansi industri sawit. Pemerintah Daerah sudah melakukan tugasnya dalam rangka pengawasan melalui Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) dan mendorong pembukaan lowongan kerja melalui Disnaker dan kantor desa. Lemahnya penegakan sanksi dan proses administratif yang tidak jelas menyebabkan kebijakan ini tidak efektif secara normatif dan struktur untuk mendukung penyerapan tenaga kerja lokal.
Copyrights © 2025