Studi ini menganalisis dampak motivasi belanja hedonik terhadap perilaku pembelian impulsif dengan mediasi emosi positif, jenis kelamin sebagai faktor moderasi di kalangan pengguna TikTok Shop di Surabaya. Sampel penelitian mencakup 233 pengguna TikTok Shop di Surabaya, yang sebagian besar berusia antara 20 hingga 22 tahun, dan diambil dengan teknik non-probabilitas melalui metode purposive sampling. Peneliti menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 4.1 dalam penganalisaan data. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa motivasi berbelanja hedonik memiliki dampak positif dan signifikan terhadap emosi positif maupun pembelian impulsif, di mana emosi positif berfungsi sebagai mediator dalam hubungan ini. Namun, jenis kelamin tidak terbukti memoderasi hubungan ini secara signifikan, sehingga pola perilaku antara pengguna laki-laki dan perempuan cenderung sama. Temuan ini menegaskan pentingnya dimensi emosional dan pengalaman dalam mendorong perilaku pembelian impulsif di platform perdagangan sosial, sehingga pemasar sebaiknya memprioritaskan peningkatan faktor-faktor tersebut tanpa memandang perbedaan jenis kelamin.
Copyrights © 2025