Pandemi COVID-19 menyebabkan penurunan ekonomi yang signifikan di Bali, mendorong pergeseran tenaga kerja menuju sektor gig economy, khususnya sebagai mitra pengemudi Grab. Ketimpangan jumlah mitra dan pelanggan pasca-pandemi menuntut strategi manajemen insentif dan motivasi yang efektif untuk menjaga kinerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh preferensi insentif dan motivasi kerja terhadap kinerja mitra Grab di Denpasar, dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 110 responden mitra pengemudi. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling - Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa preferensi insentif dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan, baik secara langsung terhadap kinerja mitra maupun terhadap kepuasan kerja. Lebih lanjut, kepuasan kerja terbukti berperan penting sebagai mediator yang menjembatani pengaruh insentif dan motivasi terhadap kinerja. Kesimpulannya, strategi pemberian insentif yang bervariasi serta peningkatan motivasi kerja sangat krusial dalam menciptakan kepuasan kerja, yang pada akhirnya mengoptimalkan produktivitas dan kinerja mitra pengemudi di era pemulihan ekonomi saat ini.
Copyrights © 2025