Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemeliharaan kebun kelapa sawit rakyat, khususnya praktik pemupukan serta tingkat produksi di Kecamatan Lubuk Basung. Metode yang digunakan adalah survei dan wawancara terhadap 38 petani sebagai responden. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% tanaman kelapa sawit rakyat berada pada fase tanaman menghasilkan, sedangkan 8% masih pada fase tanaman belum menghasilkan. Dalam pelaksanaan pemupukan, sebanyak 42,10% petani tidak melakukan pemupukan, 31,58% melakukan pemupukan satu kali per tahun, dan 26,32% melakukan pemupukan dua kali per tahun. Produksi kelapa sawit rakyat masih lebih rendah dibandingkan dengan produksi Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Rendahnya produksi diduga disebabkan oleh penggunaan bibit yang tidak unggul dan tidak bersertifikat. Sebagian besar bibit diperoleh dari masyarakat sekitar (71,05%), sedangkan 10,53% berasal dari luar daerah dan 7,89% berasal dari perusahaan perkebunan.
Copyrights © 2026