Majid, Putri Fidyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Belanja Modal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Sidrap Majid, Putri Fidyah; Muh. Arif; Hukma Ratu Purnama
Center of Economic Students Journal Vol. 8 No. 1 (2025): January-Maret (2025)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/csej.v8i1.1076

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Belanja Modal dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap. Studi ini menggunakan metode regresi linear berganda, dengan data yang dianalisis melalui SPSS 25, mencakup analisis deskriptif, uji inferensial, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda, berdasarkan data dari tahun 2014 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belanja Modal (X1) memiliki pengaruh, namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (X2) memiliki pengaruh negatif yang signifikan, yang berarti peningkatan PAD justru berkorelasi dengan penurunan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap. Secara keseluruhan, Belanja Modal dan PAD secara simultan berpengaruh positif, tetapi tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.
Manajemen Produksi dan Pemeliharaan Kebun Kepala Sawit Rakyat Majid, Putri fidyah; irma, irma; Serang, Serlin; Ramlawati
Center of Economic Students Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Januari - Maret
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56750/wk8awg74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemeliharaan kebun kelapa sawit rakyat, khususnya praktik pemupukan serta tingkat produksi di Kecamatan Lubuk Basung. Metode yang digunakan adalah survei dan wawancara terhadap 38 petani sebagai responden. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 92% tanaman kelapa sawit rakyat berada pada fase tanaman menghasilkan, sedangkan 8% masih pada fase tanaman belum menghasilkan. Dalam pelaksanaan pemupukan, sebanyak 42,10% petani tidak melakukan pemupukan, 31,58% melakukan pemupukan satu kali per tahun, dan 26,32% melakukan pemupukan dua kali per tahun. Produksi kelapa sawit rakyat masih lebih rendah dibandingkan dengan produksi Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Rendahnya produksi diduga disebabkan oleh penggunaan bibit yang tidak unggul dan tidak bersertifikat. Sebagian besar bibit diperoleh dari masyarakat sekitar (71,05%), sedangkan 10,53% berasal dari luar daerah dan 7,89% berasal dari perusahaan perkebunan.