Penelitian ini menyelidiki pengaruh self-regulation dan kecemasan matematika serta interaksinya terhadap penalaran kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Rancangan penelitian bersifat kuantitatif ex post facto dengan desain faktorial 2 × 2. Sampel sebanyak N = 200 siswa SMA dipilih secara cluster random sampling. Self-regulation dan kecemasan matematika diukur dengan angket skala Likert yang telah tervalidasi. Penalaran kritis diukur dengan tes uraian berbasis indikator penalaran kritis. Analisis data menggunakan uji Two-Way ANOVA. sebagai alternatif dianalisis juga dengan regresi moderasi pada variabel kontinu. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh utama self-regulation terhadap penalaran kritis, pengaruh utama kecemasan matematika, serta interaksi signifikan antara keduanya, yang mengindikasikan bahwa pengaruh self-regulation terhadap penalaran kritis bergantung pada tingkat kecemasan matematika.
Copyrights © 2026