Peningkatan pemanfaatan perangkat tablet dalam aktivitas produktif, seperti membaca dokumen, meninjau laporan, dan menyelesaikan tugas berbasis aplikasi, mendorong pentingnya perancangan antarmuka yang efisien dan ergonomis, khususnya pada elemen aksi utama seperti Floating Action Button (FAB). Penempatan FAB berpotensi memengaruhi efisiensi dan kualitas interaksi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi tata letak FAB terhadap produktivitas pengguna pada aplikasi mobile berbasis layar sentuh berukuran besar dengan mengacu pada prinsip Fitts’ Law. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen non-implementatif dengan melibatkan 15 partisipan berusia 18–22 tahun. Partisipan diminta menyelesaikan serangkaian task pada prototipe aplikasi dengan tiga variasi tata letak FAB, yaitu kiri bawah (left), tengah bawah (center), dan kanan bawah (right). Produktivitas pengguna diukur melalui Task Completion Time (TCT), jumlah kesalahan (mistake), serta persepsi pengguna terhadap user satisfaction, comfort, dan reachability. Data dianalisis menggunakan uji Friedman, uji post-hoc Wilcoxon dengan koreksi Bonferroni, dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi tata letak FAB memengaruhi produktivitas pengguna, dengan tata letak right menunjukkan performa interaksi yang lebih optimal dan preferensi pengguna yang lebih tinggi dibandingkan tata letak lainnya.
Copyrights © 2026