Pengendalian proyek memiliki tiga factor penting yaotu, biaya, waktu dan mutu. Salah satu dari factor yang harus diperhatikan dalam memperhitungkan yaitu waktu dan biaya untuk dapat menjadikan proyek menjadi efektif dan efisien. Peneliti ini memiliki tujuan untuk mengukur kinerja proyek, membuat reschedule yang optimal, efektifitas waktu dan efisiensi biaya pada proyek Pembangunan Gedung Kantor Pengadilan Tinggi Agama Bali. Pada penelitian ini menggunakan Metode Earned Value Management (EVM) dan Crash Program dengan data yang dibutuhkan untuk Analisa yaitu data primer dan data sekunder. Data yang sudah terkumpul selanjutnya analisis kinerja waktu dan biaya proyek serta Analisa efisiensi biaya terhadap alternatif jam kerja lembur dan penambahan tenaga kerja. Hasil kinerja proyek pada Metode Earned Value Management (EVM) secara biaya surplus mulai pada Minggu ke 3 hingga minggu ke 37 dan minggu ke 42 hingga Minggu ke 47. Namun mengalami minus biaya pada minggu ke 38 hingg minggu ke 41, serta secara kinerja waktu penyelesaian sesuai dengan rencana time schedule. Sedangkan untuk reschedule dan Crash Program yang bisa dikatakan optimal, dengan memperhitungkan nilai penambahan tenaga kerja dengan efisiensi biaya sebesar 2,73% terhadap total cost dengan durasi normal dan efektifitas waktu selama 21 hari kalender lebih cepat dari rencana.
Copyrights © 2025