Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengembangan dan kevalidan bahan ajar berbasis Problem Based Learning pada materi bangun datar, serta untuk mengetahui tingkat berpikir kritis siswa dalam menggunakan bahan ajar berbasis Problem Based Learning. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian dan pengembangan atau Research and Development (RD) dengan model ADDIE yang terdiri dari Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), Evaluasi (Evaluation). Sampel yang diambil pada penelitian ini adalah 25 siswa di SDN 4 Ngawen. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Pengembangan bahan ajar berbasis Problem Based Learning dinyatakan valid dengan rata – rata validasi tahap 1 sebesar 75 dan rata – rata validasi tahap 2 sebesar 93. Angket respon guru 98% yang berarti “sangat baik”, sedangkan untuk angket respon siswa 99, 6% yang berarti “sangat baik”. Rata – rata hasil pretest 65, 24, sedangkan rata – rata hasil posttest 89, 36, dan gain score 0, 71 dengan kategori tinggi. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar berbasis Problem Based Learning layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SDN 4 Ngawen.
Copyrights © 2026