Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami materi IPAS, rendahnya keaktifan dalam pembelajaran, belum optimalnya penggunaan model pembelajaran yang efektif, serta hasil belajar yang belum maksimal, sehingga dirumuskan masalah mengenai pengaruh model Problem Based Learning berbantuan LKPD terhadap hasil belajar siswa kelas IV; dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model tersebut. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design, melibatkan seluruh siswa kelas IV SDN Pandean Lamper 05 tahun pelajaran 2024/2025 sebagai sampel menggunakan teknik Nonprobability Sampling, dengan data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi pada kelas eksperimen (pretest 51,57; posttest 84,57) dibandingkan kelas kontrol (pretest 48,57; posttest 76,71), dan berdasarkan uji Independent Sample T-test diperoleh thitung ttabel (3,902 2,005) yang mengindikasikan pengaruh positif penggunaan model Problem Based Learning berbantuan LKPD terhadap hasil belajar IPAS; sehingga disarankan kepada guru untuk menerapkan model ini dalam rangka menciptakan pembelajaran yang menarik dan mendorong kemampuan berpikir kritis siswa.
Copyrights © 2026