Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan mahasiswa Program Studi Tadris Matematika dalam penguasaan konten, pedagogi, dan teknologi sebagai landasan untuk menjadi tenaga pengajar berbasis Artificial Intelligence (AI) ditinjau dari kerangka TPACK serta keterkaitannya dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang kualitas pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik total sampling yang melibatkan seluruh mahasiswa tadris matematika semester 7 yang telah menempuh microteaching sebanyak 20 orang. Data dikumpulkan melalui angket kesiapan pedagogi, teknologi, dan pengajaran berbasis AI, tes penguasaan konten matematika, serta wawancara terbatas sebagai data pendukung. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan pedagogi berada pada kategori tinggi, sementara teknologi dan penguasaan konten matematika serta kesiapan sebagai pengajar berbasis AI berada pada kategori sedang. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan konten matematika serta pengembangan pembelajaran dan pelatihan berbasis AI untuk meningkatkan kualitas calon guru matematika yang adaptif dan berkontribusi terhadap pencapaian SDG 4.
Copyrights © 2026