Jagung ketan (Zea mays var. ceratina Kulesh) merupakan komoditas pertanian yang digunakan di Indonesia sebagai bahan pangan alternatif maupun untuk keperluan industri. Jagung ketan dikenal memiliki kandungan patinya yang sangat tinggi, hampir seluruhnya terdiri dari amilopektin. Meskipun demikian produktivitas jagung ketan lokal masih rendah, yaitu sekitar 2 hingga 2,5 ton per hektar. Selain itu, varietas lokal ini juga rentan terhadap penyakit bulai, memiliki kandungan amilosa yang lebih rendah, dan menghasilkan tongkol yang relatif kecil. Oleh karena itu, perlunya upaya agar peningkatan dalam produksi jagung ketan melalui program pemuliaan tanaman. Dalam proses perakitan varietas hibrida perlunya mengevaluasi daya hasil dari tanaman jagung. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui karakter dan potensi hasil dari beberapa galur jagung ketan lokal. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan September hingga Desember 2023 di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan enamĀ perlakuan dan empat kali ulangan. Bahan yang diuji ialah empat galur jagung ketan lokal dan galur jagung ketan MRC UB Malang. Terdapat dua galur yang memiliki potensi hasil yang tinggi yaitu galur G3 dan G4 serta terdapat dua galur dengan umur panen yang genjah yaitu galur G2 dan G5. Nilai heritabilitas didominasi tinggi pada semua karakter kecuali karakter rendemen jagung. Sedangkan pada koefisien keragaman genetik yang berada pada tingkat rendah hingga sedang bahwa seleksi pada populasi dalam galur tersebut tidak diperlukan.
Copyrights © 2026