Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis koperasi dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam meningkatkan kesejahteraan sosial di Indonesia, dengan fokus pada dinamika kolaborasi, efektivitas program kemitraan, serta hambatan struktural yang dihadapi. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan, dengan data sekunder yang bersumber dari literatur akademik, laporan pemerintah, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran koperasi dan BUMN sebagai penggerak ekonomi rakyat masih belum optimal akibat lemahnya kapasitas kelembagaan koperasi, orientasi profit BUMN yang dominan, serta pelaksanaan program kemitraan yang cenderung simbolis dan tidak berkelanjutan. Meskipun demikian, terdapat bukti empiris bahwa sinergi antara keduanya dapat memberikan dampak positif, seperti peningkatan kapasitas produksi dan pendapatan masyarakat melalui model kemitraan yang berbasis pemberdayaan dan kolaborasi partisipatif. Penelitian ini merekomendasikan penerapan kerangka kebijakan yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis nilai-nilai ekonomi kerakyatan serta prinsip syariah—melalui instrumen seperti qardhul hasan, musyarakah, dan Maqashid Syariah Index—guna memperkuat integrasi koperasi dan BUMN sebagai instrumen pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial secara berkeadilan di Indonesia.
Copyrights © 2026