Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya degradasi lingkungan yang kerap dibenarkan atas nama kepentingan ekonomi, padahal pendekatan pembangunan tersebut justru berkontribusi pada bencana ekologis dan kerugian sosial. Di sisi lain, sektor pariwisata menawarkan alternatif pemanfaatan sumber daya alam yang tidak bersifat ekstraktif, di mana lingkungan yang terjaga dapat menjadi sumber nilai ekonomi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keindahan alam dan kualitas pelayanan terhadap minat berkunjung wisatawan sebagai dasar untuk menunjukkan bahwa kelestarian lingkungan dapat berfungsi sebagai potensi ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada wisatawan di destinasi wisata alam di Desa Japan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keindahan alam berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung wisatawan, sedangkan kualitas pelayanan tidak berpengaruh signifikan secara parsial, namun kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat berkunjung. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan alam yang terjaga memiliki peran utama dalam membentuk ketertarikan wisatawan dan dapat diposisikan sebagai aset ekonomi yang bernilai. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata yang berorientasi pada pelestarian lingkungan merupakan strategi yang relevan untuk mendorong manfaat ekonomi tanpa merusak daya dukung alam.
Copyrights © 2026