Latar Belakang: Apendisitis merupakan peradangan dari organ Appendix Vermiformis. Apendisitis dapat terjadi karena adanya proses obstruksi atau penumpukan di lumen apendiks, salah satu penyebab terseringnya adalah hiperplasia jaringan limfoid. Skoring Alvarado merupakan sebuah indikator bantu untuk menegakkan diagnosis apendisitis. Berdasarkan latar belakang tertulis, penulis merasa perlu untuk meneliti lebih lanjut perihal keakuratan penggunaan skoring Alvarado terhadap temuan intraoperatif kasus apendisitis akut Metode:Penelitian ini adalah penelitian jenis studi observasional analitik untuk melihat keakuratan dari penggunaan skoring Alvarado terhadap kasus apendisitis akut. Metode yang digunakan adalah metode uji diagnostik dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari rekam medis pasien apendisitis akut di Rumah Sakit Dr. Bratanata Jambi. Data yang diperoleh dianalisis secara univariat dan bivariat. Analisis bivariat diuji dengan menggunakan uji Chi-square. Hasil: Dari 52 pasien, didapatkan nilai sensivitas adalah sebesar 83%, uji spesifitas sebesar 100%, uji nilai prediktif positif sebesar 100%, uji nilai prediktif negatif sebesar 38 % dan uji akurasi diperoleh sebesar 85 %. Nilai signifikansi pada uji chi square diperoleh sebesar 0,001. Alvarado terhadap temuan intraoperatif kasus apendisitis akut Kesimpulan: Skoring Alvarado tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga sederhana, mudah diakses, dan non-invasif. Hal ini karena indikator pada setiap skornya hanya memerlukan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium yang sederhana, sehingga dapat diterapkan dengan baik oleh tenaga kesehatan. Penggunaan skoring ini dianggap dapat mengurangi jumlah apendektomi negatif dan mencegah komplikasi penyakit.
Copyrights © 2025