Penelitian ini mengkaji Mariologi dalam Injil Sinoptis (Matius, Markus, Lukas) berdasarkan ajaran Gereja Katolik, dengan fokus pada pemahaman Maria sebagai Bunda Allah (Theotokos) dan perannya dalam sejarah keselamatan. Gereja Katolik meyakini Maria sebagai figur sentral yang melahirkan pribadi kedua dari Tritunggal Mahakudus, yang ditegaskan secara dogmatis dalam Konsili Efesus (431 M). Selain itu, Maria dihormati sebagai Bunda Pengantara dan Bunda Gereja, serta teladan iman dan ketaatan bagi umat beriman. Tujuan penulisan paper ini menganalisis dan mendeskripsikan pemahaman Mariologi menurut ajaran Gereja Katolik, khususnya mengenai Maria sebagai Bunda Allah (Theotokos) dan peranannya dalam sejarah keselamatan. Mengidentifikasi dan menafsirkan peranan Maria sebagaimana digambarkan dalam Injil Sinoptis (Matius, Markus, dan Lukas). Mensintesis keselarasan antara ajaran Mariologi Gereja Katolik dengan narasi tentang Maria dalam Injil Sinoptis dan menjelaskan implikasi teologis dari peran Maria sebagai Bunda Pengantara dan Bunda Gereja, serta sebagai teladan iman dan ketaatan bagi umat Kristen.
Copyrights © 2025