Anemia merupakan penyakit yang dapat membahayakan remaja putri karena dapat mengganggu masa pertumbuhan dan perkembangannya. Salah satu pencegahanya dapat dengan mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Pemerintah telah memprogramkan penditribusian TTD sebagai upaya pencegahan anemia, namun dalam pelaksaannya kepatuhan remaja dalam mengkonsumsi masih kurang, maka diperlukan Fenitoring Rematri yang dapat memberikan edukasi, informasi, reminder dan pemantauan berupa berbasis digital.Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan efektifitas Fenitoring Rematri sebagai alternatif sistem pemantauan kepatuhan mengkonsumsi TTD berbasis digital pada remaja putri anemia.Research and development (R&D) dengan rancangan quasy experiment pretest-postest control group design. Kelompok kontrol diberikan leaflet dan intervensi diberikan Fenitoring Rematri selama 3 bulan, dengan jumlah 64 responden. Pengukuran pengetahuan, sikap, ancaman, kepatuhan dan kadar Hb dilakukan pengukuran pretest-posttest. Data diuji menggunakan intraclass correlation coefficient uji ini dilakukan untuk mengetahui reliabilitas dan konsistensi pengukuran, paired t-test tujuan uji ini untuk membandingkan 2 kelompok intervensi dan kontrol,independent t-test untuk mengetahui perbedaan antar 2 kelompok intervensi dan kontrol, Wilcoxon dan man-withney pengujian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan antara kelompok intervensi dan kontrol. Fenitoring Rematri efektif sebagai sistem pemantauan setelah diuji (nilai p = 0,000). Fenitoring Rematri efektif merubah pengetahuan (nilai p = 0,000), sikap (nilai p = 0,000), ancaman (nilai p = 0,048), kepatuhan (nilai p = 0,000) dan kadar Hb (nilai p = 0,000). Fenitoring Rematri efektif sebagai alternatif sistem pemantauan kepatuhan mengkonsumsi TTD berbasis digital pada remaja putri anemia.
Copyrights © 2026