Edukasi Pengasuhan Asah, Asih, dan Asuh, Five Love Languages, serta Literasi Energi Mental. Perubahan sosial dan ekonomi berdampak pada pola pengasuhan keluarga, khususnya terkait kualitas relasi emosional, kesehatan mental orang tua, dan komunikasi afektif dalam keluarga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan edukasi pengasuhan terpadu yang mengintegrasikan konsep asah, asih, dan asuh, pendekatan Five Love Languages, serta literasi energi mental berbasis metafora baterai. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan edukasi partisipatif di Desa Sukabudi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, dengan sasaran orang tua dan individu dewasa yang memiliki peran dalam pengasuhan keluarga. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi kelompok, serta refleksi individu berbasis pengalaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan psikoedukasi berbasis media visual dan refleksi kontekstual membantu peserta memahami pengasuhan secara lebih holistik, meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keseimbangan peran asah, asih, dan asuh, serta mendorong pengelolaan kapasitas emosional diri dalam pengasuhan. Edukasi ini juga memperkuat pemahaman peserta mengenai variasi ekspresi kasih sayang dalam keluarga. Kegiatan disimpulkan relevan sebagai pendekatan promotif dan preventif dalam penguatan pengasuhan keluarga dan kesehatan mental masyarakat.
Copyrights © 2026