Injectable contraception merupakan salah satu metode kontrasepsi yang paling efektif dan reversibel untuk mencegah kehamilan. Efek samping utama suntik DMPA adalah perubahan berat badan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi suntik dengan peningkatan berat badan akseptor KB di Klinik Aura Syifa 2 Kabupaten Kediri tahun 2025. Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh akseptor KB suntik 3 bulan mulai bulan Juli-Agustus 2025. Teknik sampling yang digunakan adalah simple random sampling, dan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 57 responden. Penelitian dilaksanakan di Klinik Aura Syifa 2 Kabupaten Kediri pada tanggal 17 Juli sampai 20 Agustus 2025. Uji statistik menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar akseptor di Klinik Aura Syifa 2 Kabupaten Kediri menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulan selama >2 tahun. Dari 57 responden diketahui sebanyak 36 responden (61,4%) mengalami
Copyrights © 2025