Penyelenggaraan makanan institusi dapat dijadikan cara untuk meningkatkan keadaan gizi pekerja bila memenuhi prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan makanan institusi. (Sari & Pramono, 2015). Nutrilab Kitchen yang berada di Laboratorium Manajemen Sistem Penyelenggaraan Makanan, Jurusan Kesehatan telah memulai kegiatan untuk penyelenggaraan makanan massal dengan berjualan menu-menu untuk makan siang karyawan dan mahasiswa. Hasil studi pendahuluan di Nutrilab Kitchen, untuk manajemen penyusunan menu masih belum terstukturĀ sehingga manajemen pengaturan menu masih menggunakan bahan makanan yang tersedia saat itu. Untuk meningkatkan manajemen penyelenggaraan makanan yang baik di suatu instansi penyelenggaraan makanan seharusnya dibuat siklus menu harian yang memudahkan dalamĀ proses pengadaan bahan makanan. Perancangan siklus menu dibuat selama 5 hari karena mengikuti hari kerja karyawan yang ada di Politeknik Negeri Jember. Dalam pemilihan siklus menu sudah mempertimbangkan kebutuhan nilai gizi yang sesuai dengan angka kecukupan rata-rata orang Indonesia dewasa dan juga menerapkan menu yang bervariasi. Hasil uji organoleptik, menu hari 1, 3, dan 4 masih terdapat nilai yang kurang memuaskan terhadap sayur yang kami buat. Hal ini dikarenakan proses pemasakan yang terlalu lama yang menyebabkan tampilan menu kurang menarik. Sedangkan untuk menu lainnya semua panelis menyatakan kesukaannya. Saran dari penelitian kami saat ini adalah perlu dilakukan perbaikan cara pengolahan menu sayuran agar dihasilkan menu dengan rasa dan tampilan yang menarik.. Perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk uji kelayakan dan juga penentuan harga jual sehingga nantinya bermanfaat untuk Nutrilab Kitchen dalam rangka mengembangkan dan mewujudkan Nutrilab Kitchen sebagai Tefa penyelenggaraan makanan.
Copyrights © 2026