Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis reaksi pasar saham terhadap kebijakan penurunan BI-Rate pada Juli 2025 dengan fokus pada saham perbankan yang tergabung dalam indeks LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Metode yang digunakan adalah event study dengan jendela peristiwa selama 11 hari perdagangan (tââ
hingga tââ
). Estimasi expected return dilakukan menggunakan market model dengan Indeks Harga Saham Gabungan sebagai proksi pasar. Sampel penelitian terdiri atas delapan saham perbankan yang aktif diperdagangkan selama periode pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya average abnormal return yang positif dan signifikan pada hari pengumuman dan satu hari setelah peristiwa, serta cumulative abnormal return yang signifikan pada periode pasca-peristiwa. Selain itu, trading volume activity mengalami peningkatan yang signifikan setelah pengumuman kebijakan. Temuan ini mengindikasikan bahwa penurunan BI-Rate mengandung informasi yang relevan dan direspons secara positif oleh investor, khususnya pada sektor perbankan, serta memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan dan pelaku pasar modal.
Copyrights © 2026