Perkembangan bisnis global menuntut perusahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan (profit), tetapi juga memperhatikan aspek etika dan tanggung jawab sosial. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi etika dan tanggung jawab sosial dalam bisnis global serta mengkaji peran akuntansi sosial melalui pendekatan filosofis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur terhadap jurnal, buku, dan regulasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika dan Corporate Social Responsibility (CSR) berpengaruh signifikan terhadap reputasi dan nilai perusahaan, sedangkan indikator keuangan seperti total aset dan perputaran persediaan tidak selalu menjadi sinyal utama bagi investor. Pendekatan filosofis seperti utilitarianisme, deontologi, dan etika kebajikan mampu memperkuat praktik akuntansi sosial agar tidak sekadar formalitas, tetapi benar-benar berdampak pada masyarakat dan lingkungan. Integrasi etika, CSR, dan akuntansi sosial menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis global.
Copyrights © 2026