EMR (Electronic Medical Record) telah menjadi alat yang penting dalam proses pendokumentasian medis termasuk asuhan keperawatan, penerapan EMR dalam pendokumentasian sangat berdampak baik dalam melaksanakan asuhan keperawatan yang lebih, terstruktur, dan akurat. Dengan adanya EMR dapat mengurangi kesalahan dalam mendokumentasikan asuhan keperawatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif. Penelitian ini dilakukan di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau di instalasi surgical ruangan Dahlia dan Edelwies dengan 42 responden. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat, dan teknik sampling yang digunakan adalah consecutive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan data responden yang melaksanakan pendokumentasian asuhan keperawatan berbasis EMR dengan baik sebanyak 34 responden (81,0%), dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 32 responden (76,2%), dan mayoritas pendidikan S1+Ners sebanyak 21 responden (50,0%). Disarankan kepada responden agar kedepannya melaksanakan asuhan keperawatan harus lebih teliti, terstruktur dan sesuai dengan standar pendokumentasian asuhan keperawatan yang telah di tentukan.
Copyrights © 2025