Minimarket merupakan salah satu bentuk usaha di bidang ritel yang berfokus pada penyediaan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat luas. Salah satu bisnis yang bergerak dalam bidang tersebut adalah Olive Mart. Dalam perkembangan pasar ritel saat ini, minimarket tidak hanya berfungsi sebagai tempat memenuhi kebutuhan harian, tetapi juga menghadirkan nilai tambah seperti area duduk, serta penyediaan makanan dan minuman cepat saji. Oleh karena itu, Olive Mart perlu memperkuat brand awareness agar mampu menonjolkan keunggulan dan karakteristik yang dimilikinya. Penelitian ini menggunakan metode design thinking dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas visual lama Olive Mart masih kurang konsisten dan belum mampu merepresentasikan citra merek secara optimal. Melalui pengembangan elemen identitas visual seperti logo baru, tipografi, dan palet warna yang lebih profesional serta relevan dengan target pasar, Olive Mart diharapkan dapat memperkuat persepsi positif konsumen, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan kepercayaan pelanggan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa proses rebranding berbasis riset merupakan langkah strategis bagi pelaku usaha untuk beradaptasi dengan pasar di era digital serta meningkatkan keberlanjutan bisnis.
Copyrights © 2026