Aktivisme konsumen melalui aksi boikot telah bertransformasi menjadi instrumen tekanan pasar yang signifikan akibat dinamika geopolitik dan kesadaran etis, namun pemetaan komprehensif mengenai literatur ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik publikasi, jaringan kolaborasi, dan struktur konseptual riset perilaku boikot konsumen secara global. Menggunakan pendekatan bibliometrik, penelitian ini menganalisis 180 artikel dari pangkalan data Scopus yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025 dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan bahwa Amerika Serikat memegang dominasi tertinggi dalam produktivitas artikel, sementara literatur dari negara-negara Eropa seperti Jerman dan Prancis menunjukkan dampak sitasi yang lebih signifikan. Pemetaan jaringan mengungkapkan ketiadaan penulis inti (core authors) yang dominan serta mengidentifikasi variasi tema utama yang meliputi motivasi politik, religiusitas, dan etika lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa boikot merupakan fenomena multidimensi yang menuntut strategi mitigasi krisis korporasi yang adaptif, sekaligus membuka peluang riset masa depan khususnya dalam konteks negara berkembang yang masih kurang terwakili.
Copyrights © 2026