kan Kerapu Cantang (Epinephelus sp.) merupakan komoditas yang sedang dikembangkan sebagai hasil unggulan untuk diekspor dengan nilai ekonomis yang cukup tinggi. Sifat ikan kerapu ini lebih cepat tumbuh danmudah beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Akan tetapi, terdapat masalah dalam budidaya ikanKerapu Cantang, yaitu tingkat kematian yang tinggi selama masa peralihan antara mengkonsumsi pakan alamidan pakan buatan. Maka dari itu, perlu adanya manajemen pakan untuk menyesuaikan pakan dengan kebutuhanikan sehingga ikan mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuimanajemen pemberian pakan terhadap perkembangan larva ikan Kerapu Cantang di Balai Perikanan BudidayaAir Payau (BPBAP) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Metode penelitian yang dilakukan dengan melakukanobservasi mengenai semua aktivitas yang berkaitan dengan manajemen pemeberian pakan terhadapperkembangan larva ikan Kerapu Cantang (Epinephelus sp.) kemudian hasil yang didapatkan dideskripsikan untukmenggambarkan hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan dari larva Ikan Kerapu Cantang terdiridari dua jenis yaitu pakan alami dan pakan buatan yang diberikan secara Ad libitum. Pemberian pakan pada larvaikan Kerapu Cantang dilakukan dengan pencampuran pakan atau overlead. Selanjutnya, penambahan dosispemberian pakan sesuai dengan umur larva yang diikuti oleh perkembangan organ dan metabolismenya. Hasilperhitungan Hatching Rate (HR) sebesar 34% dan 28% atau di bawah standar sedangkan Survival Rate (SR)sebesar 21,61% atau tergolong rendah. Hal tersebut disebabkan karena padat tebar yang tinggi dan adanyakanibalisme.
Copyrights © 2025