Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh jenis merek dagang artemia terhadap daya tetas (hatching rate) setelah proses dekapsulasi pada salinitas 30 ppt. Artemia merupakan pakan alami penting dalam tahap larva budidaya ikan dan udang karena nilai nutrisinya yang tinggi (Istiqomah et al., 2024). Metode eksperimen yang digunakan melibatkan empat jenis merek dagang artemia (A, B, C, dan D) dengan lima ulangan dalam Rancangan Acak Lengkap. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antar perlakuan (p < 0,05). Merek A menunjukkan daya tetas tertinggi (72,1%), sementara C terendah (57,2%). Faktor-faktor yang berperan termasuk spesies artemia, kualitas kista, efektivitas dekapsulasi, serta stabilitas kualitas media seperti suhu, salinitas, oksigen terlarut, dan pH. Temuan ini dapat menjadi acuan pemilihan artemia untuk hatchery guna meningkatkan efisiensi produksi larva.
Copyrights © 2025