Pringgitan
Vol 6, No 2 (2025): Pringgitan

STUDI PENGEMBANGAN WISATA RELIGI GOA MARIA SENDANGSONO, KULON PROGO

Suharyono, Edy (Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
17 Feb 2026

Abstract

AbstrakSebagai salah satu destinasi wisata ziarah yang penting di Indonesia, Sendangsono Maria Cave memiliki nilai spiritual dan historis yang mendalam bagi umat Katolik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi dan budaya dari aktivitas wisata ziarah terhadap kehidupan di Semagung. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas wisata ziarah memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian lokal melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan perbaikan kesejahteraan. Dampak tersebut tidak menimbulkan kesenjangan harga yang signifikan maupun ketergantungan yang berlebihan pada sektor pariwisata, sehingga kondisi ekonomi tetap stabil dan berkelanjutan. Dari sisi budaya, keberadaan kawasan ziarah tidak menggeser maupun mengubah budaya lokal yang telah berkembang di Semagung. Interaksi budaya antara pedagang dan peziarah relatif terbatas, serta tidak ditemukan praktik komersialisasi budaya. Sebaliknya, masyarakat cenderung mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai budaya yang ada. Dengan demikian, norma sosial dan identitas budaya tetap terjaga tanpa mengalami perubahan yang berarti.AbstractAs one of the prominent pilgrimage destinations in Indonesia, Sendangsono Maria Cave holds substantial spiritual and historical significance for Catholics. This study aims to examine the economic and cultural impacts of pilgrimage tourism activities on the Semagung community. A qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observation, documentation, and literature review.The findings demonstrate that pilgrimage tourism activities contribute positively to the local economy by creating employment opportunities, increasing income, and improving community welfare. Furthermore, these economic benefits do not result in significant price disparities or excessive dependence on the tourism sector, allowing the local economy to remain stable and sustainable.From a cultural perspective, the presence of the pilgrimage site does not displace or transform the indigenous culture of Semagung. Cultural interaction between traders and pilgrims is relatively limited, and there is no indication of cultural commercialization. Instead, the community emphasizes cultural preservation efforts. Therefore, local social norms and cultural identity continue to be maintained without significant change.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

pringgitan

Publisher

Subject

Arts Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Pringgitan sebagai jurnal ilmu pariwisata diharapkan menjadi public sphere dalam mendesiminasikan karya ilmiah berbagai kajian aspek kepariwisataan terutama pada bidang: Tourism; Hospitality; MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition); Tourism Destination; Communication Tourism; Management ...