Di era digital kecanduan handphone (HP) pada anak-anak berdampak signifikan terhadap prestasi belajar dan minat membaca. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji literatur, jurnal, buku dan data empiris terkait penggunaan gadget pada anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa HP berlebihan tanpa pengawasan orang tua menurunkan konsentrasi, meningkatkan ketergantungan, serta melemahkan kemampuan literasi. Dampak tersebut terlihat dari rendahnya minat baca, penurunan pemahaman materi pelajaran, hingga terganggunya perkembangan sosial-emosional anak. Namun HP juga memiliki potensi positif apabila digunakan dengan tepat, seperti melalui aplikasi pembelajaran, e-book, dan media edukatif. Strategi penanganan yang efektif meliputi pembatasan penggunaan gadget, pendampingan orang tua, keteladanan guru, serta penciptaan lingkungan belajar yang menyenangkan. Peningkatan minat baca dapat dilakukan melalui program literasi berbasis sekolah yang melibatkan perpustakaaan, sudut baca, dan komunitas literasi. Upaya sinergis antara keluarga, sekolah dan masyarakat diperlukan untuk menyeimbangkan pemanfaatan teknologi dan penguatan budaya literasi agar anak berkembang menjadi generasi cerdas, kritis, dan berkarakter.
Copyrights © 2026