Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) tetap menjadi masalah kesehatan utama di kalangan balita dan berkontribusi signifikan terhadap angka morbiditas. Upaya pencegahan membutuhkan keterlibatan aktif keluarga, khususnya ibu sebagai pengasuh utama. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu mengenai pencegahan ISPA pada balita melalui pendidikan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Mangir Kidul, Desa Sendangsari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. Desain pra-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test satu kelompok diterapkan. Sampel terdiri dari 30 ibu balita yang dipilih menggunakan purposive sampling. Intervensi meliputi pendidikan kesehatan yang disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan demonstrasi sederhana praktik pencegahan ISPA. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan rata-rata dari 58,4 menjadi 83,1 dan skor praktik pencegahan dari 55,6 menjadi 80,2 setelah intervensi. Analisis Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara skor pra-uji dan pasca-uji (p < 0,05). Pendidikan kesehatan secara efektif meningkatkan pengetahuan dan praktik pencegahan ibu terkait dengan ISK (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi risiko ISK pada balita dengan memperkuat peran ibu dalam pencegahan di tingkat rumah tangga.
Copyrights © 2026