Jurnal Ilmiah Farmako Bahari
Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Farmako Bahari

Studi In Silico Potensi Senyawa Bioaktif Teh Kewer Garut (Cassia occidentalis Linn) sebagai Antikanker Paru

Junaedi, Effan Cahyati (Unknown)
Suherman, Meilia (Unknown)
Palawah, Riandi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Kanker paru merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global, dengan non-small cell lung cancer (NSCLC) sebagai subtipe yang paling umum. Salah satu upaya pengembangan terapi yang efektif dan aman adalah melalui eksplorasi senyawa bioaktif dari tanaman tradisional. Teh Kewer, teh khas Garut, Indonesia, dikenal mengandung senyawa antioksidan tinggi dan berpotensi sebagai agen antikanker yang menargetkan pada reseptor EGFR. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan memvalidasi potensi senyawa bioaktif teh Kewer (Cassia occidentalis Linn) sebagai kandidat antikanker paru menggunakan pendekatan in silico. Metodologi ini mengintegrasikan beberapa pendekatan skrining komputasional, termasuk skrining 37 senyawa bioaktif untuk aktivitas potensialnya, pemodelan farmakofor, dan penambatan molekuler untuk memprediksi interaksi senyawa dengan EGFR, protein target dalam patogenesis kanker paru-paru. Selain itu, simulasi dinamika molekuler selama 100 ns dilakukan untuk mengevaluasi stabilitas kompleks protein-ligan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa Afzelin adalah senyawa terbaik dengan energi ikatan terendah (ΔG) sebesar -10,33 kkal/mol. Selain itu analisis dinamika molekuler mengonfirmasi stabilitas kompleks Afzelin-EGFR, dengan RMSD yang dapat diterima sebesar 2,121 Å dan fluktuasi minimal dalam interaksi dengan residu aktif esensial (MET793). Walaupun terdapat keterbatasan dalam memenuhi kriteria Lipinski’s rule of five dan parameter farmakokinetik, potensi ini dapat ditingkatkan melalui optimasi struktur kimia. Sehingga Afzelin merupakan senyawa yang berpotensi sebagai agen antikanker paru.

Copyrights © 2026