E-peken merupakan aplikasi yang ditujukan untuk pengembangan UMKM di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan metode wawancara, observasi lapangan serta studi literatur untuk melihat objek lebih mendalam. Teori yang dipakai yaitu teori fungsionalisme struktural dari talcoot parson untuk menganalisis fungsi-fungsi yang saling berkaitan dari pemerintah, wirausaha dan konsumen. E-Peken berperan sebagai alat untuk mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil dan menengah, Toko Kelontong serta Sentra Wisata Kuliner Kota Surabaya pasca Pandemi. Adanya proses adaptasi, sosialisasi, pengarahan melalui grup paguyuban serta pelatihan dari Dinas Koperasi Usaha Kecil menengah dan perdagangan memudahkan para wirausaha yang tergabung memperoleh keuntungan untuk mengembangkan usahanya. namun ditengah perjalanannya, E-Peken harus menghadapi tantangan seperti kekurangan minat pembeli, proses transaksi tanpa pihak ketiga serta jaminan kredibilitas wirausaha yang mendaftar. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Surabaya untuk mengembangkan efektivitas aplikasi E-Peken dan mengatasi tantangan yang ada.
Copyrights © 2026