Kepuasan pernikahan merupakan kondisi psikologis dan penilaian subjektif pasangan terhadap kualitas hubungan pernikahan secara keseluruhan, yang mencerminkan sejauh mana kebutuhan, harapan, dan tujuan pernikahan terpenuhi. Wanita Jawa cenderung menerima segala situasi bahkan yang terpahit sekalipun, serta pandai memendam penderitaan (Handayani Novianto, 2021). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pernikahan pada perempuan Jawa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi serta menggunakan teknik observasi tertruktur dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data yang digunakan penelitian ini adalah coding, uji kredibilitas member checking dan triangulasi sumber data. Subjek penelitian dipilih berdasarkan kriteria informan perempuan bersuku Jawa yang menikah dengan laki-laki bersuku Jawa dan telah menjalani pernikahan sekurang-kurangnya dua tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor yang memengaruhi kepuasan penikahan pada perempuan Jawa yaitu peran gender, komitmen, menjadi orang tua, kepuasan seksual, manajemen konflik dan komunikasi. Sedangkan faktor kontekstual yang tampak, yakni pengalaman masa lalu, perbedaan harapan dari pernikahan, kepribadian, finansial, usia pernikahan, perbedaan usia pasangan, kondisi kesehatan pasangan, quality time, dan religiusitas memengaruhi kepuasan pernikahan secara situasional.
Copyrights © 2026