Biokomposit merupakan salah satu upaya untuk isu global lingkungan saat ini, dimana jenis material ini berasal dari bahan dasar organik dan lebih mudah terurai saat menjadi limbah. Penelitian ini berfokus pada pembuatan biokomposit dengan serabut kelapa dan daun nanas sebagai penguat dan Unsaturated Polymer Resin (UPR) sebagai matriks. Biokomposit dibuat menjadi dua spesimen dengan perbedaan fraksi volume yakni 10% serat + 90% matriks dan 15% serat + 85% matriks dengan 2 jenis arah penempatan yaitu continous fiber composite dan discontinous fiber composite. Dibuat dengan metode hand lay–up. Nilai densitas, swelling dan daya serap air pada jenis arah continuous fiber composite (daun nanas) mendapatkan nilai lebih tinggi dibandingkan discontinous fiber composite (serabut kelapa). Nilai kekuatan impak didapatkan bahwa continuous fiber composite lebih kuat saat menerima beban kejut, sebesar 8,339 kJ/m2 pada KSCF2.
Copyrights © 2025